NAMA : PRIESCA METTA SARI ALEXANDRA
NPM : 28214513
KELAS : 1EB36
Tugas
: Pengantar bisnis (softkill)
Manajemen
sumber daya manusia PT Kalbe Farma,Tbk
Abstrak
Makalah
ini berjudul tentang “manajemen sumber daya manusia” ini membahas bagaimana manajemen
sumber daya manusia pada sebuah perusahaan. Dibuatnya makalah ini, dilatar
belakangi masih banyak yang belum tahu bagaimana sebuah perusahaan
mengendalikan sumber daya manusia.
Tujuan dibuatnya makalah ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara sebuah
perusahaan memanajemenkan sumber daya manusia
BAB 1
Pendahuluan
Di
dalam makalah ini kita akan membahas tentang PT Kalbe farma,Tbk memanajemenkan
sumber daya alam manusia terhadap pengembangan Sumber Daya Manusia, pemanfaatan
Sumber daya manusia, efektivitas Sumber daya Manusia serta kompensasi Sumber Daya
Manusia yang diberikan oleh perusahaan .
Sumber
Daya Manusia (SDM) dalam konteks bisnis, adalah orang yang bekerja dalam suatu
organisasi yang sering pula disebut karyawan. Sumber Daya Manusia merupakan
aset yang paling berharga dalam perusahaan, tanpa manusia maka sumber daya
perusahaan tidak akan dapat mengahasilkan laba atau menambah nilainya sendiri.
Manajemen
Sumber Daya Manusia didasari pada suatu konsep bahwa setiap karyawan adalah
manusia, bukan mesin, dan bukan semata menjadi sumber daya bisnis. Manajemen
Sumber Daya Manusia berkaitan dengan kebijakan dan praktek praktek yang perlu
dilaksanakan oleh manajer, mengenai aspek-aspek Sumber Daya Manusia dari
Manajemen Kerja.
BAB
II
Landasan
Teori
Menurut A.F. Stoner
manajemen sumber daya manusia adalah suatu prosedur yang berkelanjutan yang
bertujuan untuk memasok suatu organisasi atau perusahaan dengan orang-orang
yang tepat untuk ditempatkan pada posisi dan jabatan yang tepat pada saat
organisasi memerlukannya.
Manajemen
Sumber Daya Manusia (MSDM) menurut Hadari Nawawi, mengemukakan bahwa MSDM
adalah : “Proses mendayagunakan manusia sebagai tenaga kerja secara manusiawi
agar potensi fisik dan psikis yang dimiliki berfungsi maksimal bagi tercapainya
tujuan perusahaan”.
Manajemen
Sumber Daya Manusia (MSDM) menurut Henry Simamora, MSDM adalah sebagai
pendayagunaan, pengembangan, penilaian, pemberian balasan jasa dan pengelolaan
terhadap individu anggota organisasi atau kelompok bekerja. MSDM juga
menyangkut desain dan implementasi system perencanaan, penyusunan personalia,
pengembangan karyawan, pengeloaan karir, evaluasi kerja, kompensasi karyawan
dan hubungan perburuhan yang mulus
Manajemen
Sumber Daya Manusia (MSDM) menurut Sastrohadiwiryo, menggunakan istilah
manajemen tenaga kerja sebagai pengganti manajemen sumber daya manusia.
Menurutnya, manajemen tenaga kerja merupakan pendayagunaan, pembinaan,
pengaturan, pengurusan, pengembangan unsur tenaga kerja, baik yang berstatus
sebagai buruh, karyawan, maupun pegawai dengan segala kegiatannya dalam usaha
mencapai hasil guna dan daya guna yang sebesar-besarnya, sesuai dengan harapan
usaha perorangan, badan usaha, perusahaan, lembaga, maupun instansi.
Manajemen
Sumber Daya Manusia (MSDM) menurut Marwansyah, manajemen sumber daya manusia
dapat diartikan sebagai pendayagunaan sumber daya manusia di dalam organisasi,
yang dilakukan melalui fungsi-fungsi perencanaan sumber daya manusia, rekrutmen
dan seleksi, pengembangan sumber daya manusia, perencanaan dan pengembangan
karir, pemberian kompensasi dan kesejahteraan, keselamatan dan kesehatan kerja,
dan hubungan industrial.
BAB III
METODE PENELITIAN
Untuk
memperoleh data untuk tugas ini penulis menggunakan metode kepepsutakaan dan
searching di internet yaitu dengan membaca sumber-sember yang terkait dengan
tugas ini.
Bab
IV
Pembahasan
1.
Pengertian sumber Daya Manusia
Manajemen Sumber
Daya Manusia diperlukan untuk meningkatkan efektivitas sumber daya manusia
dalam organisasi. Tujuannya adalah memberikan kepada
organisasi satuan kerja yang efektif. Untuk mencapai tujuan ini, studi tentang
manajemen personalia akan menunjukkan bagaimana seharusnya perusahaan
mendapatkan, mengembangkan, menggunakan, mengevaluasi, dan memelihara karyawan
dalam jumlah (kuantitas) dan tipe (kualitas)
Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses menangani berbagai
masalah pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja
lainnya untuk dapat menunjang aktivitas organisasi atau perusahaan demi
mencapai tujuan yang telah ditentukan. Bagian atau unit
yang biasanya mengurusi sdm adalah departemen sumber daya manusia atau dalam
bahasa inggris disebut HRD atau human resource department.
2. Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia
a. Tujuan Sosial
Tujuan
sosial manajemen sumber daya manusia adalah agar organisasi atau perusahaan
bertanggungjawab secara sosial dan etis terhadap keutuhan dan tantangan
masyarakat dengan meminimalkan dampak negatifnya.
b. Tujuan
Organisasional
Tujuan
organisasional adalah sasaran formal yang dibuat untuk membantu organisasi
mencapai tujuannya.
c. Tujuan
Fungsional
Tujuan
fungsional adalah tujuan untuk mempertahankan kontribusi departemen sumber daya
manusia pada tingkat yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.
d. Tujuan Individual
Tujuan
individual adalah tujuan pribadi dari tiap anggota organisasi atau perusahaan
yang hendak mencapai melalui aktivitasnya dalam organisasi.
3.Fungsi Manajemen Sumber
Daya Manusia
1.
Perencanaan Tenaga Kerja
Perencanaan tenaga kerja merupakan operasi dari
manajemen sumber daya manusia. Dengan perencanaan tenaga kerja
dimaksudkan ada upaya untuk merencanakan jumlah dan jenis tenaga kerja
yang tepat untuk memenuhi kebutuhan yang dibutuhkan guna mencapai tujuan
organisasi ini. Fungsi ini mulai Analisis pekerjaan, rekrutmen, penempatan
sampai pada orientasi pekerjaan. Kegiatan
rekrutmen atau penarikan sumber daya manusia bertujuan agar organisasi dapat
memperoleh sumber daya manusia sesuai dengan keahlian yang dibutuhkan. Aplikasi
kegiatan ini adalah dengan adanya seleksi yang dilakukan untuk dapat mengetahui
sejauh mana pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki oleh tenaga kerja.
Apabila sudah memenuhi syarat, maka tenaga kerja tersebut dapat ditempatkan
sesuai dengan keahliannya masing-masing.
2.
Pengembangan
Tenaga Kerja
Pengembangan
tenaga kerja merupakan suatu kondisi yang menunjukkan adanya peningkatan–peningkatan
kualitas tenaga kerja sehingga dapat mengurangi ketergantungan organisasi untuk
menarik karyawan baru. Adapun tujuan pengembangan Sumber Daya Manusia diarahkan
untuk merubah Sumber Daya Manusia yang potensial tersebut menjadi tenaga kerja
yang produktif, serta mampu dan terampil sehingga menjadi efektif dan efisien
dalam mencapai tujuan organisasi. Pengembangan
tenaga kerja dapat dilakukan dengan mengadakan pendidikan dan latihan yang
rutin, promosi dan mutasi. Pendidikan dan latihan dilakukan agar tenaga
kerja dapat selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Promosi dapat digunakan untuk cara pengembangan tenaga kerja, karena promosi
merupakan perpindahan karyawan ke jenjang yang lebih tinggi. Sementara mutasi adalah
perpindahan karyawan dari satu unit ke unit yang lain tanpa merubah jenjang
yang ada. Adanya mutasi ini diharapkan karyawan mempunyai multi skill. Adanya
pengembangan tenaga kerja, baik melalui pendidikan dan latihan,
promosi maupun mutasi akan dapat memotivasi karyawan untuk mempunyai
kinerja yang baik sehingga dalam penilaian prestasi kerja dapat maksimal.
3.
Penilaian
Prestasi Kerja
Penilaian
prestasi kerja merupakan salah satu aspek yang penting dalam pengelolaan sumber
daya manusia. Dengan adanya penilaian prestasi kerja, maka dapat diketahui
karyawan yang mempunyai prestasi kerja yang baik maupun yang kurang. Hal ini
akan berdampak pada pemberian kompensasi.
4. Pemberian
Kompensasi
Fungsi
pemberian kompensasi meliputi kegiatan pemberian balas jasa kepada. Kompensasi
ini dapat berupa finansial maupun non finansial. Kegiatan disini meliputi
penentuan sistem kompensasi yang mampu mendorong prestasi karyawan, dan juga
menentukan besarnya kompensasi yang akan diterima oleh masing–masing pekerja
secara adil.
5. Pemeliharaan
Tenaga Kerja
Di
dalam pemeliharaan tenaga kerja ada pelaksanaan aspek ekonomis dan non ekonomis
yang diharapkan dapat memberikan ketenangan kerja dan konsentrasi penuh bagi
pekerja guna menghasilkan prestasi kerja yang di harapkan oleh organisasi.
Aspek ekonomis berhubungan dengan pemberian kompensasi yang berupa gaji dan
bonus yang sebanding dengan hasil kerjanya. Aspek nonekonomis berupa
adanya jaminan kesehatan, kesejahteraan dan keamanan serta kenyamanan dalam
bekerja. Adanya kegiatan pemeliharaan tenaga kerja yang memadai akan
memperkecil adanya konflik antara tenaga kerja dengan pemberi kerja. Dalam
pemeliharaan sumber daya manusia ada beberapa yang perlu dikaji antara lain
tentang kepuasan kerja karyawan, pengelolaan konflik, motivasi karyawan dan
komunikasi yang terjadi dalam organisasi.
6.
Pemberhentian
Pemberhentian
adalah fungsi operatif terakhir manajemen sumber daya manusia. Fungsi
pemberhentian harus mendapat perhatian yang serius dari manajer SDM karena
telah diatur oleh undang-undang dan mengikat bagi perusahaan maupun karyawan.
Istilah pemberhentian atau separation, pemisahan adalah putusnya hubungan kerja
seseorang dari organisasi (perusahaan) yang disebabkan oleh keinginan karyawan,
keinginan organisasi, pensiun, aatau sebab-sebab lain yang diatur oleh
undang-undang.
Manajemen sumber daya manusia PT Kalbe Farma,Tbk
Kalbe Farma memiliki
lima nilai budaya yang disebut sebagai Panca Sradha Kalbe. Nilai – nilai
tersebut adalah:
1.
kepercayaan adalah perekat hubungan.
2.
Kesadaran penuh adalah dasar setiap
tindakan.
3.
Inovasi adalah kunci keerhasilan.
4.
Bertekad menjadi yang terbaik
5.
Saling keterkaitan adalah panduan hidup.
Kalbe
Farma mempunyai struktur tata kelola yang sesuai dengan UU No.40 tahun 2007
yang terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham(RUPS), Direksi, Dewan
Komisaris dan 5 komite yang memiliki fungsi masing – masing untuk membantu
Dewan Komisaris dalam menjalankankan tugasnya yaitu komite Audit, Nominasi,
Remunisasi, Risiko Usaha, dan GCG. Kalbe memiliki 3 divisi dalam struktur
grupnya, yaitu divisi farmasi, nutrisi dan divisi distribusi dan penjualan
Produk
yang dihasilkan Kalbe berupa produk farmasi dan jasa kesehatan. Dalam
pendistribusian Kalbe memiliki divisi Distribusi dan Logistik yang memiliki
jaringan yang luas dan berfungsi untuk menjamin ketersediaan produk Kalbe
diseluruh Indonesia. Dalam promosi kalbe selalu berpegang teguh
pada prinsip differentiation (Universitas Indonesia). Promosi yang
dilakukan Kalbe berupa promo dari produk yang dijual.
Dalam
manajemen operasional, Kalbe selalu melakukan aktifitas produksi manufakturing
untuk memuaskan konsumen. Proses transportasi manajemen operasinal kalbe berupa
Input dan output. Perencanakan produk Kalbe selalu berinovasi sesuai dengan
perkembangan zaman dan tuntutan lingkungan.
Dalam
mendesain proses operasional, Kalbe melakukan standarisasi mulai dari proses
pemilihan dan sistem penyimpanan bahan – bahan dasar, proses manufacturing,
pergudangan (werehousing), distribusi dan pemsaran, sampai pada tahap layanan
konsumen. Kalbe juga mengembangkan produk – produk yang diinginkan mulai dari
konsumen bayi hingga orang dewasa.
Perencanakan kapasitas produk
berkualitas Kalbe menggunakan fasilitas teknologi tinggi dan juga Kalbe sudah
siap meyelesaikan pembangunan pabrik obat generik dalam menunjang kapsitas
produk.
Untuk
memotivasikan karyawannya untuk terus berinovasi, Kalbe memiliki divisi SDM
yang menerapkan sistem SDM yang selaras dengan strategi perseroan, serta
senantiasa meningkatkan kemampuan untuk merekrut, mempertahankan dan
mengembangkan karyawan.Kalbe Farma dalam merekrut karyawannya meminta bantuan
dari perusahaan outsourcing. Dalam mengembangkan tenaga kerja diperlukan
orientasi yang maksudnya membiasakan karyawan baru dengan rekan sekerja,
prosedur perusahaan dan sifat fisik dari perusahaan serta pengembangan
pelatihan untuk menambah keterampilan dan pengetahuan manajer dan profesi.
Kalbe memiliki sistem agar karyawannya bisa menyalurkan ide – ide mereka. Penampungan
inovasi karyawan dilakukan secara berjenjan dari tempat kerja (bagian)
diperlombakan hingga level grup perusahaan. Pada level tinggi, acara lomba
disaksikan oleh Dewan direksi. Bagi karyawan yang rajin menyampaikan ide – ide
kreatif akan mendapatkan penilaian yang lebih tinggi oleh Kalbe dibandingkan
karyawan yang jarang menyampaikan ide. Produk berbasis inovasi dalam lingkup
perusahaan Kalbe pada saat ini mencapai dua persen dari total penjualan.
Dalam
laporan keuangan, kalbe memiliki unit audit internal yang bertanggung jawab
langsung kepada Presiden Direktur untuk melaksanakan fungsi audit
terhadap kegiatan operasional dan pelaporan keuangan yang dilakukan oleh
perusahaan.
Laporan
keuangan konsolidasian telah disusun sesuai dengan Standar Akunutansi Keuangan
di Indonesia, yang mencakup Pernyataan Standar. Rasio dan instrumen yang
dipergunakan dalam analisis laporan keuangan perusahaan meliputi :
1. Rasio
keuntungan (profitability ratio)
2. Batas
Keuntungan ( profit margin)
3. Return
to Asset
4. Return
to Equity
5. Asset
Utilazition Ratios
6. Perputaran
total aktiva
7. Perputaran
Piutang Usaha
8. Perputaran
Persediaan
9. Liquidity
Ratios
10. Rasio
Lancar
11. Rasio
cepat ( ratio acid-test)
12. Debt
Utilazition Ratios
13. Rasio
Utang terhadap Aset ( Debt to total Aset Ratio)
14. Rasio
Laba Terhadap Beban Bunga ( Times Interest Earned Ratio)
15. Per
Share Data
KESIMPULAN
Manajemen Sumber Daya Manusia diperlukan untuk meningkatkan efektivitas
sumber daya manusia dalam organisasi. Tujuannya
adalah memberikan kepada organisasi satuan kerja yang efektif
Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses menangani berbagai masalah
pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya
untuk dapat menunjang aktivitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan
yang telah ditentukan
Daftar
Pusaka
Ferrell, Hirt &
Ferrell (2011). Business A Changing World Eight Edition. Singapore:
McGraw-Hill Companies, Inc.
http://thesis.binus.ac.id/Doc/Bab3/2011-2-00434-mc%203.pdf
http://executive.kontan.co.id/news/kami-ingin-jadi-perusahaan-layanan-kesehatan-terbaik/2012/04/03
http://id.kalbe.co.id/News/MediaClipping/tabid/417/articleType/ArticleView/articleId/1931/PT-Kalbe-Farma-Tbk-menerima-penghargaan-ASEAN-Business-Award-2011.aspx
http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/11/11/23/lv4dh2-kalbe-farma-akan-tingkatkan-riset-dan-pengembangan
http://jharismoyo.wordpress.com/tag/farma/
http://202.59.162.82/primer/pemasaran/strategi/details.php?cid=1&id=8448&pageNum=3
Tidak ada komentar:
Posting Komentar