Priesca Metta

..WELCOME... SELAMAT MEMBACA ...

Selasa, 09 Desember 2014

Orang Tua

Anak ku..

Ketika aku semakin tua
Aku berharap kamu
memahami dan memiliki
kesabaran untuk ku..
suatu ketika aku
memecahkan piring
atau menumpahkan sup di
atas meja, karena
penglihatanku berkurang
aku harap kamu
tidak memarahiku.

Orang tua itu sensitif..

Selalu merasa bersalah saat
Kamu berteriak.
Ketika pendengaran ku
Semakin memburuk dan
Aku tidak bisa mendengar
Apa yang kamu katakan,
Aku berharap kamu tidak
Memanggilku “TULI!”
Mohon ulangi apa
Yang kamu katakan
Atau menuliskannya.

Maaf, anak ku..

Aku semakin tua
Ketika lutut ku
Mulai lemah,
Aku berharap kamu memiliki
Kesabaran untuk membantu
Ku bangun
Seperti bagaimana
Aku selalu membantu
Kamu saat kamu
Masih kecil, untuk
Belajar berjalan.

Aku mohon, jangan
Jangan bosan dengan ku.

Ketika aku terus
Mengulangi apa yang
Ku katakana, seperti
Kaset rusak
Aku berharap kamu terus
Mendengarkan aku.
Tolong jangan
Mengejekku, atau bosan
Mendengarkanku.

… Maafkan
Juga bau ku.

tercium seperti orang
yang sudah tua
aku mohon jangan
memaksaku untuk
mandi.
Tubuhku lemah…
Orang tua mudah sakit
Karena mereka rentan
Terhadap dingin.
Aku harap, aku tidak terlihat
Kotor bagi mu…
Apakah kamu ingat
Ketika kamu masih
Kecil dan kamu ingin
Sebuah balon?

kamu mengulangi apa yang
kamu mau berulang-ulang
sampai kamu mendapatkan
apa yang kamu inginkan.

Apakah kamu ingat,
Ketika kamu masih kecil?

aku selalu mengejar-ngejar
kamu…
karena kamu tidak ingin
mandi.

Aku harap kamu bisa
Bersabar dengan ku,
Ketika aku selalu rewel.

Ini semua bagian dari menjadi tua,.
Kamu akan mengerti ketika kamu
Tua.
Dan jika kamu memiliki
Waktu luang, aku berharap
Kita bisa berbicara
Bahkan untuk beberapa menit.

Aku selalu sendiri
Sepanjang waktu.

Dan tidak memiliki seseorang
Pun untuk di ajak bicara
Aku tahu kamu
Sibuk dengan
Pekerjaan.
Bahkan jika kamu tidak
Tertarik pada cerita ku,
Aku mohon berikan aku
Waktu untuk bersamamu.

Apakah kamu ingat,
Ketika kamu masih kecil?

Aku selalu mendengarkan
Apapun yang kamu ceritakan
Tentang mainan mu.
Ketika saatnya tiba…
Dan aku hanya bisa terbaring,
Sakit dan sakit
Aku harap kamu memiliki
Kesabaran
Untuk merawatku.

Maaf…

kalau aku sengaja
mengompol atau membuat
berantakan.
Aku harap kamu memiliki
Kesabaran untuk merawatku.
Selama beberapa saat
Terakhir dalam hidupku.

lihat lah aku ..

anakku, kulitku sudah
mulai keriput, maaf jika aku
sudah mulai terlihat jelek..
Aku mungkin, tidak
Akan bertahan lebih
Lama,.

Ketika waktu
Kematian ku,
Dating,.
Aku harap kamu memegang tangan
Ku dan memberikan ku kekuatan
Untuk menghadapi kematian.

Dan jangan
Khawatir…

Ketika aku
Bertemu dengan
Sang pencipta..
Aku akan
Berbisik
Padanya…
Untuk selalu memberikan
BERKAH pada mu

Karena kamu
Mencintai,
Ibu mu…

Terima kasih atas
Segala
Perhatianmu, nak..
Kami mencintai mu..
Dengan kasih yang berlimpah
IBU

Tidak ada komentar:

Posting Komentar